BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Breaking News
Home / Info / Info Agenda / Simposium Nasional (SIMNAS) BKLDK 2016: Membangun Adidaya Baru Dengan Islam Rahmatan lil ‘Alamiin

Simposium Nasional (SIMNAS) BKLDK 2016: Membangun Adidaya Baru Dengan Islam Rahmatan lil ‘Alamiin

Simposium Nasional (SIMNAS) BKLDK 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 25-27 Maret 2016 di Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan sebuah event akbar berkumpulnya segenap mahasiswa dari Aceh hingga Papua sebagai bentuk kepeduliian dan kecintaan mereka terhadap negeri yang tercinta ini. Karena pasalnya negeri yang kita cintai ini, kini sedang terpuruk di segala lini. Ekonomi dan pendidikan yang neoliberal serta semakin kapitalistik; politik yang oportunistik; budaya yang hedonistik; semua itu menyebabkan terjadinya kemiskinan, kriminalitas, pengangguran, biaya kesehatan dan pendidikan yang melangit, korupsi, merajalelanya zina, aborsi, seks bebas dan berbagai bentuk kerusakan yang lain seperti merebaknya riba dan aliran sesat.

Sungguh ironi, negeri yang memiliki SDM yang besar dan jumlah populasi muslim terbesar di dunia serta kekayaan alam (SDA) yang melimpah ruah ini tidak membuat Indonesia menjadi negara yang kuat, besar apalagi menjadi negara adidaya. Disadari atau tidak, Indonesia telah tercengkram neoimperialisme, yaitu bentuk penjajahan gaya baru yang ditempuh oleh negara-negara kapitalis untuk tetap menguasai dan menghisap SDA dan fasilitas-fasilitas vital negeri ini dengan cara pemberlakukan UU, aturan dan kebijakan yang menguntungkan mereka serta menempatkan para penguasa agen sebagai kaki tangan mereka.

Kerusakan dan bencana yang timbul karena neoimperialisme dan neoliberalisme sudah sedemikian berbahaya dan meluas. Karena itu cengkeraman neoimperialisme dan neoliberalisme harus segera dihentikan. Negeri kita ini harus segera diselamatkan.

Namun, mahasiswa tidak boleh berharap solusi pada demokrasi-kapitalisme apalagi sosialisme-komunisme. Pasalnya, neoimperialisme dan neoliberalisme tidak bisa dipisahkan dari demokrasi-kapitalisme. Sementara sosialisme-komunisme telah terbukti gagal dalam mewujudkan kehidupan yang sejahtera, terbukti dengan runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1990. Jika sosialisme-komunisme telah runtuh sementara demokrasi-kapitalisme yang saat ini sedang diterapkan telah terbukti gagal dalam menciptakan kehidupan yang aman dan sejahtera, maka harapan satu-satunya hanya kepada Islam.

Pertanyaannya Islam yang seperti apa? Tentu Islam yang mengatur semua aspek kehidupan baik itu aspek akidah, ibadah, akhlak; aspek pakaian, makanan, minuman (math’umat); maupun aspek kehidupan publik lainnya (mu’amalah), seperti politik, ekonomi, pendidikan, sosial-budaya, dll. Inilah Islam sebuah diin yang sempurna dan menyeluruh mengatur seluruh aspek kehidupan manusia.

Maka, jalan keluar dan solusi atas semua problematika yang terjadi di negeri ini tidak lain adalah penerapan syariah Islam secara kaffah. Inilah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. dan para sahabatnya dalam mengubah masyarakat jahiliyah menjadi masayarakat Islam dengan ditandai berdinya Daulah Islam di Madinah yang langsung dipimpin oleh Rasul saw. sebagai kepala negaranya saat itu. Setelah itu dalam waktu singkat Islam mulai menyebar ke seluruh jazirah Arab.

Sepeninggal Rasulullah saw. kekuasaan Islam ini terus dilanjutkan oleh khulafaur rasyidin, yaitu Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq, ‘Amirul Mukminin Umar bin Khaththab, Khalifah Utsman bin Affan, ‘Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib. Pada masa khulafaur rasyidin inilah negara adidaya pada saat ini Persia dan Romawi Timur mampu ditaklukan sepenuhnya. Kekuasaan Islam telah mewujudkan peradaban Islam yang agung yang terus berlanjut hingga akhirnya Islam memimpin 2/3 dunia dan tersebar ke seluruh penjuru benua. Peradaban Islam yang agung ini telah menciptakan kehidupan yang aman dan sejahtera bagi seluruh umat manusia.

Maka bergabunglah bersama 500 Lembaga Dakwah Kampus dan 3500 pemuda serta mahasiswa di seluruh Indonesia dalam agenda akbar tahun ini; Simposium Nasional (SIMNAS) BKLDK 2016, 25-27 Maret 2016 di Institut Pertanian Bogor (IPB). Berkumpulnya ribuan pemuda dan mahasiswa ini merupakan bentuk kepeduliaan dan kecintaan mereka kepada negeri ini. Pertemuan bersejarah ini juga merupakan wujud keimanan dan ketaqwaan mereka pada Allah swt.

Kini saatnya mahasiswa dan segenap element umat mewujudkan Islam Rahmatan lil ‘Alamiin. Hanya saja Islam Rahmatan lil ‘Alamiin tidak akan pernah terwujud kecuali dengan adanya penerapan syariah secara kaffah dalam naungan khilafah. Dengan penerapan syariah secara kaffah dalam naungan khilafah inilah akan terwujud Islam Rahmatan lil ‘Alamiin. Dengan terwjudnya Islam Rahmatan lil ‘Alamiin inilah sebuah negeri akan menjelma menjadi negara adidaya sebagaimana yang telah terjadi dahulu pada masa kekuasaan Islam 13 abad lamanya. []ff

‪#‎SimnasBkldk2016‬
‪#‎IslamRahmatanlilAlamiin‬
==============================
Raih amal shalih dengan like and share status ini
==============================
Nantikan Perhelatan Akbar Dakwah Kampus tahun ini dalam Simposium Nasional (SIMNAS) BKLDK 2016 | Maret 2016 at Institut Pertanian Bogor (IPB)
==============================
Simak Video Seruan SIMNAS BKLDK 2016 >>
https://www.facebook.com/BKLDKNasional/videos/779415182162415/
==============================
Like & Share official fanspage BKLDK Nasional >>https://www.facebook.com/BKLDKNasional/?
fref=ts | Semoga Bermanfaat
==============================
Follow us:
https://instagram.com/bkldknasional/
https://twitter.com/bkldknas/
==============================
Daftarkan diri anda pada acara Training Aktivis dakwah kampus
pada 27 Maret 2016 Di institut pertanian Bogor
klik dan isi formulir berikut:
bit.ly/TrainingAktivis
==============================
Daftarakan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) anda
pada acara SIMNAS 2016 BKLDK 25-27 Maret 2016 Di institut pertanian Bogor
klik dan isi formulir berikut:
bit.ly/daftarsimnas
==============================

Yuk Komentar!

Komentarmu

Check Also

Lomba Mendesign Poster dan Menulis Cerpen 2015

      Yuk Komentar! Komentarmu

3 comments

  1. Semoga dengan berkumpulnya pemuda dan pemudi islam menjadikan islam semakin kuat Serta bisa meneruskan dakwah rasulullah. Dengan adanya perkumpulan nanti harapannya supaya benar2 terlaksana. Jika ingin mencetak pemimpin mulailah dari sekarang dan terus bersatu jangan sampai terpecah belah

  2. I couldn’t refrain from commenting. Exceptionally well written!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *