BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Breaking News
Home / Agenda / Ar Rijal / Reportase Ar Rijal / SEMINAR DUNIA ISLAM : “REVITALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN DAN KEBANGSAAN UNTUK MEMPERKOKOH UKHUWAH ISLAMIYAH”

SEMINAR DUNIA ISLAM : “REVITALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN DAN KEBANGSAAN UNTUK MEMPERKOKOH UKHUWAH ISLAMIYAH”

2

Kalamedia, Bandung – .Rabu (1/7) DKM Al-Furqan UPI bekerja sama dengan UKM KALAM UPI (Unit Kegiatan Mahasiswa Kajian Islam Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia) melaksanakan kegiatan Seminar Dunia Islam yang bertemakan “Revitalisasi Nilai-Nilai Keislaman dan Kebangsaan Untuk Memperkuat Ukhuwah Islamiyah”. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara yang di adakan oleh DKM Al-Furqan UPI untuk meramaikan bulan suci Ramadhan tahun ini. Seminar ini diselenggarakan di aula masjid Al-Furqan UPI dengan dihadiri para peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Dengan menghadirkan pembicara yakni Dr. Syahiron Syamsyudin, MA, dosen UIN Yogyakarta.

Pembicara dengan lugasnya memaparkan materi terkait tema yang di usung oleh pihak penyelenggara, beliau menyatakan, bahwasanya revitalisasi di sini itu adalah suatu proses untuk mengembalikan kembali sebuah esensi ataupun peran penting dari nilai-nilai keislaman yang pada saat ini nilai-nilai tersebut sudah mulai terlupakan oleh masyarakat. Dengan menerapkan nilai-nilai Islam tersebut, maka rahmatlah yang akan kita dapatkan. Karena dalam ayat alquran surat Al-Anbiya : 107 Allah swt berfirman : “Dan tidaklah kami mengutus kamu, melainkan menjadi rahmat bagi alam semesta”

Islam adalah agama yang memberikan kedamaian dan kasih sayang bagi seluruh alam semesta. Menurut at-Thabari, rahmat ini juga melimpah, baik mereka yang mu’min maupun mereka yang kafir, karena Islam itu rahmatan lil ‘Alamin,

Berbicara tentang agama Islam yang membawa kedamaian, maka kita tidak bisa melepaskannya dengan pembawa atau penyampai risalah ini kepada umat manusia, yaitu Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad dengan Islam adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Menurut Ibn ‘Asyur Nabi Muhammad saw dan agama Islam yang di bawanya merupakan rahmat bagi alam semesta, mengapa? Karena beliau menyatakan bahwa watak Nabi Muhammad Saw itu penuh rasa kasih sayang. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu” (Q.S Ali ‘Imran : 159). Apabila Syariat Islam diterapkan di muka bumi ini maka sudah pasti akan memberikan kemaslahatan bagi umat manusia dan alam semesta.

Dalam agama ini terdapat ciri-ciri yang menjadikannya sebuah risalah yang penuh rahmat; Pertama,Islam mengajarkan kebaikan,baik dalam hubungan manusia dengan Allah (Hablun minal-Lah) , hubungan manusia dengan manusia (hablun minannas) maupun hubungan manusia dengan alam (hablun minal ‘alam),Islam mengatur seluruh aspek kehidupan umat manusia; Kedua, ajaran Islam tujuannya untuk mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat; Ketiga, perintah dan larangan berada dalam kemampuan manusia. “… Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sebatas kemampuannya…” (Q.S Al-Baqarah :285);

Keempat, ajaran Islam selalu memperhatikan dan memperjuangkan hak dan mertabat manusia, tinggi dan rendahnya martabat manusia ditentukan oleh tingkat ketaqwaanya “Inna aqramakum indallahu atqokum” (Q.S 49:13) ; Kelima, Islam mengajarkan agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi. Allah swt berfirman : “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah ia diciptakan dengan baik…” (Q.S 7:156) ; Keenam, Islam memperhatikan nasib orang-orang yang lemah, baik secara fisik maupun non-fisik, dan baik dalam bidang materi maupun non-materi.

Hal yang penting bagi kita untuk memahami prinsip atau nila-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Dalam alquran surat Al-Hujurat :13 Allah berfirman : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”

Dalam ayat tersebut terdapat prinsip-prinsip keislaman, yaitu ; (1) Kesetaraan antarumat manusia, bahwasanya kita umat manusia sama diciptakan dari seorang laki-laki (Adam) dan seorang perempuan (Hawa’) ; (2) Ta’aruf (saling mengenal), agar terciptanya persaudaraan (ukhuwah) dan saling membantu untuk kebaikan bersama; (3)Ketakwaan, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya ; dan (4) Kewaspadaan, sehingga selalu berbuat baik dan saling menasehati dalam kebenaran dan kebaikan. Dan jika esensi dari nilai – nilai keislaman itu kita pahami dan diamalkan, maka akan terjalin yang namanya Ukhuwah Islamiyyah.

 DSCF8754

Setelah pemaparan materi oleh pembica, dibuka sesi diskusi, peserta yang hadir begitu antusias untuk bertanya kepada pemateri. Berbagai macam pertanyaan dan komentar dilontarkan kepada pembicara, karena materi yang disampaikan begitu menarik. Diskusi tanya jawab berlangsung panas, ada beberapa peserta yang memiliki pandangan berbeda dengan apa yang disampaikan oleh pembicara. Dan dalam sesi ini ada sebuah pernyataan yang cukup fundamental yang dilontarkan oleh peserta “Segala sesuatunya itu harus dikembalikan lagi pada Al-Quran dan Sunnah juga pada Ijma para sahabat, bukannya diseuaikan dengan daerah ini dan itu tapi sekali lagi ujung-ujungnya harus dikembaikan pada Allah dan RasulNya, pada Alquran dan As-sunnah karena itulah yang jadi pedoman umat manusia” ujar Hadi salah seorang peserta Seminar.

Dipenghujung acara, pihak panitia memberikan kenang-kenangan kepada pembicara dan acara pun ditutup dengan pembacaan do’a oleh Ust.Anom perwakilan dari DKM Al-Furqan UPI.  

 [] Kalamedia/RA

Yuk Komentar!

Komentarmu

Check Also

KALAM UPI Sambut Mahasiswa Baru UPI 2016 Selama PMB UPI SNMPTN – SBMPTN – SM UPI

KALAM UPI Sambut Mahasiswa Baru UPI 2016 Selama PMB UPI SNMPTN – SBMPTN – SM ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *