BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Breaking News
Home / Inspirasi / Menapak Tilasi Kaum Minoritas Korea (1)

Menapak Tilasi Kaum Minoritas Korea (1)

Oleh: Lutfiani Masyaridilah (Mahasiswa Jurusan IPAI UPI)

Korea, si kecil yang dipadati penduduk. Merupakan suatu negara yang terbagi menjadi dua bagian, Korea Utara dan Korea Selatan. Siapa sangka, negara kecil ini memiliki beragam kepercayaan, mulai dari kepercayaan pada zaman nenek moyang sampai zaman modern sekarang ini, semua masih ada dan terpelihara. Bahkan, kebebasan beragama di negara ini dijamin oleh konstitusi. Dari sini, lahirlah kaum mayoritas dan kaum minoritas, salah satunya ialah  umat Muslim.

Menurut data statistik tahun 2005, 53% dari populasi Korea memiliki agama. Sedangkan tahun 2008 statistik menunjukkan bahwa ada lebih dari 510 organisasi keagamaan di Korea. Jumlah penduduk asli Korea yang beragama Islam sampai saat ini tidak lebih 0,1% dari sekitar 50 juta jiwa total populasi penduduk. Di samping jumlah tersebut, terdapat sekitar 200.000 muslim pendatang dari berbagai negara di dunia, baik untuk bekerja, belajar, ataupun menetap di Korea.

Masuknya Agama Islam

Mengintip sejarahnya, Negara Korea dinamai Korea oleh pedagang-pedagang Arab yang salah mengucapkan kata Go-Ryeo. Mula-mula para pedagang Arab ini datang di Semenanjung Korea zaman dinasti Sin-Ra (668-936 M), yang bersatu dengan deskripsi sejarah. Bulan September, tahun ke-16 masa pemerintahan raja Hyung-Jong (1025), dari dinasti Go Ryeo. Kira-kira 100 orang Arab berkunjung ke wilayah Korea dan memperkenalkan kebudayaan dan peradaban mereka kepada bangsa Korea. Deskripsi ini juga menunjukkan bahwa tahun keempat masa pemerintahan raja Dan-Jong (1459), dari dinasti Li, pedagang-pedagang Arab datang ke semenanjung Korea dan memberi penerangan kepada raja tentang ilmu pengetahuan kedokteran yang jarang diketahui oleh masyarakat Korea pada waktu itu dan kerajinan rakyat dihasilkan di Asia Tenggaara. Raja itu sangat gembira sehingga pemerintah Korea menyambut mereka dengan penghargaan yang tinggi. Hanya saja ketika itu gejala dakwah Islam di Korea tidak tampak.

muslim-di-korea-selatan-_120615214023-571

Orang-orang Korea pertama yang berkenalan dengan islam dikemudian hari adalah para buruh yang dikirim ke timur laut Cina pada awal abad ke-20 sebagai bagian kebijakan kolonial imperial Jepang. Sejumlah orang yang telah masuk Islam kembali ke Korea setelah perang dunia II. Mereka hidup sendiri dengan agama baru mereka sampai Perang Korea membawa pasukan Turki ke Korea untuk mendukung pasukan-pasukan PBB. Para prajurit Turki  ini bukan hanya memerangi kaum komunis yang menyerbu ke wilayah selatan secara mendadak, tetapi mereka juga giat menyebarkan agama Islam di Korea Selatan. Imam tentara yang terkenal sangat aktif dalam dakwah ialah Zubair Kochi dan Abdur Rahman. Mereka pun mengundang para pemeluk Islam baru ini untuk bergabung dengan mereka dalam bersembahyang. Selanjutnya Menapak Tilasi Kaum Minoritas Korea (2)

Yuk Komentar!

Komentarmu

Check Also

Ada apa dibalik Kisah Topi Kerucut?

Setiap kita akan dimintai pertanggung jawaban atas semua perbuatan yang telah dilakukan di dunia ini. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *