BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Breaking News
Home / Muslimah / Jangan Tancapkan Panah Cintamu pada Cinta yang Semu

Jangan Tancapkan Panah Cintamu pada Cinta yang Semu

cinta-3

CINTA. Siapapun manusia yang mendengar kata tersebut ia tidak akan berpikir jauh dari yang namanya kasih sayang dan ketulusan yang terjadi diantara dua orang atau lebih. Kasih sayang yang selalu ada ketika cinta itu ada. Ketulusan yang ada ketika sungguh-sungguh mencintai. Sebuah kata yang ketika datang mampu memainkan perasaan, mampu mengubah perasaan secara tiba – tiba tanpa alasan yang jelas, mampu mengalahkan hal yang buruk menjadi indah, bahkan cinta mampu   membuat manusia tidak peduli apapun yang terjadi. Mungkin tidak asing mendengar peribahasa tak kenal maka tak cinta. Kata – kata itu memang benar karena tak mungkin rasanya kalau seseorang yang kita tidak kenal tiba – tiba datang mengatakan cinta. Kenal juga enggak! Membicarakan cinta memang gampang –gampang susah. Susah untuk didefinisikan tapi gampang untuk dirasakan.

Cinta itu punya kriteria lho, ini dia kriteria cinta :

  1. Selalu mengikuti kemauannya.
  2. Takut atau cemas kehilangan dia.
  3. Selalu mengingat someone yang dicintainya.
  4. Berharap
  5. Kagum

Setelah kita memahami kriteria cinta yang lima tadi, pasti kita menginginkan cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan. Masa udah capek-capek mengingat disegala kesempatan, menuruti segala kemauannya, selalu takut kehilangannya, berharap padanya terus mengidolakannya, eee…..ditinggalin juga akhirnya. Makanya, jangan tancapkan panah cintamu pada cinta yang semu. Prioritaskan cintamu pada cinta yang bukan sembarang cinta, cinta sejati yang tidak akan pernah meninggalkan kita. Cinta yang satu inilah yang seharusnya menduduki urutan cinta tertinggi dalam skala prioritasmu, cinta disegala cinta! Yup, inilah cinta kepada Allah SWT Sang Maha Pencinta.

Dalam arti yang sebenarnya, cinta itu adalah sesuatu yang murni, suci , dan harus dipersembahkan hanya kepada yang layak dicintainya. Sebagai konsekuensi dari semua itu adalah pembuktian cinta berupa pengorbanan dan kesetiaan.

Kalau selama ini banyak yang rela berkorban demi kekasih yang dicintainya sampai rela mengorbankan kehormatan dirinya (na’udzubillah!) , masa kita tidak mau melakukannya untuk Allah, padahal sudah jelas Allah lah Sang maha Kekasih sesungguhnya.

Oleh sebab itu, tunjukanlah kelima kriteria diatas untuk Allah SWT, dijamin 100% gak akan kecewa.

  1. Selalu mengingat Allah, bukankah dengan mengingat Allah hati kita menjadi tenang?
  2. Mengikuti kehendaknya, kalau kita bersungguh-sungguh menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, maka Allah akan membalasnya dengan kasih sayang yang lebih besar.
  3. Takut dan cemas kalau – kalau Allah tidak memperdulikan kita. Mencintai Allah tidak akan bertepuk sebelah tangan karena sepanjang kita ada dijalan-Nya, Allah tidak akan melalaikan hamba-Nya.
  4. Berdo’alah (Berharap) kepada-Ku niscaya kukabulkan permohonanmu.
  5. Kekaguman kepada Allah memang sudah seharusnya. Cobalah perhatikan sedikit saja dari ciptaan Allah , adakah yang tidak menimbulkan kekaguman?

Nah, begitulah orang yang mencintai Allah dengan sungguh-sungguh maka akan siap pula melakukan sesuatu untuk menghayati cintanya, ia akan mengingat Allah disetiap langkahnya, menaati segala perintah-Nya, manjauhi larangan-Nya, dan senantiasa menjadikan Allah sebagai pusat kekagumanya.

Bukti cinta kepada Allah : “Katakanlah jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku. Niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.” (Surat Ali Imran ayat 31).

Jadikanlah prinsip cinta kita yang utama adalah cinta kepada Allah, kemudian kepada Rasul-Nya, kemudian jihad dijalan-Nya. “Katakanlah ‘jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rosul-Nya dan dari berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatngkan keputusan-Nya’ Dan Allah tidak memberi petunjuk bagi orang-orang yang fasik” (Surat At-Taubah ayat 24).

           Sahabat, jangan khawatir soal jodoh. Percayalah laki-laki yang baik hanya untuk gadis-gadis yang baik. Orang yang saling mencintai karena Allah, pasti akan dicintai oleh Allah. Dan ketika Allah mencintai hamba-Nya, maka dia akan memberikan perlindungan disaat-saat tak ada perlindungan (Kiamat) selain dari-Nya. Sungguh belum dianggap sempurna iman seseorang hingga dia mencintai saudaranya seperti dirinya sendiri.

Yuk Komentar!

Komentarmu

Check Also

Tunjukan Hasil Ramadhan mu

Ramadhan, bulan mulia nan berkah telah berlalu meninggalkan kita. Bulan dimana pahala dilipat gandakan, bulan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *