BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Breaking News
Home / Tsaqofah / Alquran dan Hadits / Inspirasi Hadits : Janji Rasulullah Saw Tentang Kekhilafahan

Inspirasi Hadits : Janji Rasulullah Saw Tentang Kekhilafahan

 4

Sumber : globalmuslim.web.id

تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ (رَوَاهُ اَحْمَدُ)

Nabi saw bersabda, “Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya.  Setelah itu, akan datang masa Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah; dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya.  Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (penguasa yang zhalim), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja diktator (pemaksa); dan atas kehendak Allah masa itu akan datang; lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya.  Kemudian, datanglah masa Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian).  Setelah itu, beliau diam. [HR. Imam Ahmad]

✏️Hadits ini bersumber dari Musnad Imam Ahmad, hadits no.17680, dan hanya Imam Ahmad bin Hanbal sendiri yang meriwayatkan hadits ini  (infarada Imam Ahmad bin Hanbal).

✏️Berdasarkan jumlah rawi, termasuk hadits ahad, karena tidak memenuhi ciri-ciri sebagai hadits mutawatir.

✏️Dari segi bentuk matan, termasuk hadits qauli (ucapan). Dari segi idhafah matan, termasuk hadits marfu’ (idhafah pada Nabi), dan karena tanda bentuk dan idhafahnya eksplisit maka disebut haqiqi

✏️Berdasarkan sanad, termasuk hadits muttashil (bersambung).

✏️Berdasarkan kualitasnya, hadits tersebut masuk ke dalam hadits maqbul (diterima sebagai hujjah) dengan kategori shahih.

✏️Adapun penilaian Imam Bukhari terhadap Habib bin Salim (fihi nazhar), sesungguhnya tidak menggugurkan penilaian ahli hadits yang lain terhadap Habib bin Salim. Meskipun Imam Bukhari tidak memasukkan riwayat ini di dalam kitab shahihnya, akan tetapi ulama-ulama hadits lain menganggapnya shahih, dan menilai Habib bin Salim sebagai perawi yang tsiqah. Atas dasar itu, jika kita mengikuti penilaian Ibnu Hibban, dan ahli hadits lain yang menganggap tsiqqah Habib bin Salim, maka hadits di atas adalah hadits shahih yang layak digunakan sebagai sumber istinbath tanpa ada keraguan sedikitpun.Penilaian “fihi nazhar” imam Bukhari dimaknai berbeda oleh para ulama hadits. Imam Tirmidzi mengatakan itu ditujukan untuk rawi yang padanya masih bisa digunakan sebagai bentuk tawaqquf, artinya tidak dimaksudkan untuk jarh secara mutlak.

✏️Hadits di atas mendeskripsikan dengan jelas akan datangnya Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah. Hanya saja, tegaknya Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah menyertakan peran dan andil dari kaum Muslim. Seorang Muslim wajib menyakini dan mengimani apa yang telah dijanjikan Allah swt kepada mereka; yakni, jika mereka bersungguh-sungguh dan sabar dalam menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong mereka dan meneguhkan kedudukan mereka.

Yuk Komentar!

Komentarmu

Check Also

Tata Cara Sholat Jamak dan Qashar (1)

ADAKALANYA dalam beberapa waktu kita mengadakan perjalanan jauh, misalnya karyawisata, bersilaturahmi, atau keperluan lainnya. Terkadang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *