BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Breaking News
Home / Opini dan Analisis / Bangkitlah Pemuda! Songsong Perubahan Menuju Khilafah

Bangkitlah Pemuda! Songsong Perubahan Menuju Khilafah

islamicyouth-bangkitlah-pemuda-islam-2-l“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya…
Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia” (Soekarno)

Pemuda harapan bangsa, pemuda tulang punggung peradaban, pemuda pemegang tonggak perubahan, pemuda dengan kekuatan hebat. Itulah kalimat-kalimat yang dapat menggambarkan sosok pemuda, suatu periode dimana manusia berada pada keadaan puncaknya, dimana semangat tengah menggebu ibarat jam 12 siang, lebih menggebu, sangat menggebu dibandingkan anak-anak maupun dewasa.

Sejarah membuktikan bahwa pemuda adalah kalangan yang senantiasa berperan dalam setiap perbaikan. Kemerdekaan Indonesia 1945 pun sarat akan peran pemuda,  hal ini dikarenakan pemuda memiliki potensi serta kemauan keras dalam melakukan perubahan ke arah lebih baik. Begitu pula dalam sejarah Islam, Mushab bin umair, Muhammad al-fatih dan Aisyah merupakan tiga sosok yang mampu mewakili peran besar pemuda dalam perjuangan kala itu. Sebutlah Al-fatih, penakluk konstantinopel di umur yang masih sangat muda, 21 tahun.

Fakta tersebut merupakan bukti yang nyata bahwa pemuda memang sejatinya mampu untuk membawa kehidupan bangsa ini ke arah yang lebih baik, pemuda mampu melakukan perubahan dan kebangkitan yang dapat menyelamatkan bangsa dari berbagai keterpurukan.

Namun, apa yang terjadi saat ini sama sekali tidak mencerminkan hal tersebut, begitu banyak pemuda tapi tak mampu membuat kehidupan menjadi lebih baik, bahkan permasalahan-permasalahan terus muncul dan meningkat tanpa henti. Berbagai penderitaan seperti kemiskinan, kelaparan, keputusasaan seakan menjadi potret masyarakat Indonesia yang lumrah terjadi. Harga bahan pokok naik, pendidikan mahal, pengangguran, kekerasan, kerusuhan, turut meramaikan penderitaan bangsa. Bahkan kaum muslim di seantero dunia seperti suriah, irak, mesir dan banyak negeri-negeri muslim lainnya tak henti mendapatkan penyerangan fisik dari musuh-musuh Islam.

Padahal, pemuda-pemudi Indonesia yang jumlahnya 62,6 juta (Data BPS 2013) merupakan jumlah yang tidak sedikit. Jadi, dimanakah peran pemuda saat ini? Apa yang mereka lakukan untuk bangsa? Apakah kaum muda begitu sibuk dengan hal-hal pribadinya? Sangat disayangkan, sosok pemuda yang katanya bisa mengguncang dunia ternyata bahkan tak mampu menjaga dirinya sendiri. Terjebak oleh gaya hidup liberal yang membuat mereka hancur sehancurnya, free sex, narkoba, tawuran. Itulah potret pemuda saat ini.

Keadaan umat sekarang adalah sedang sakit yang sesakit-sakitnya, separah-parahnya dan sungguh mengerikan karena hukum Islam tidak diterapkan. Penyakit-penyakit umat saat ini terlahir dari sistem cacat yang rusak dan merusakkan. Banyaknya umat yang terpuruk adalah bukti nyata bahwa permasalahan bukan lagi terletak pada individu, meski individu pun perlu akhirnya untuk dibenahi, namun akar permasalahan adalah pada sistem yang berlaku saat ini. Demokrasi dengan kebebasannya yang membuat manusia sama seperti hewan, manusia bertindak semaunya tanpa terikat dengan aturan Allah. Baik buruknya sesuatu disandarkan pada manusia, bukan lagi pada Allah SWT.

Wahai kaum pemuda yang ditangannya ada kekuatan besar, yang ditangannya mampu membawa kehidupan menuju perubahan ke arah lebih baik. Sudah waktunya para pemuda sadar, bangkit dan bergerak. Sudah saatnya pemuda paham bahwa sistem demokrasi sudah hancur dengan sendirinya dan tidak perlu lagi untuk dipertahankan. Sudah saatnya pemuda yakin bahwa perubahan yang hakiki adalah dengan terwujudnya khilafah, dimana semua permasalahan akan terselesaikan kemudian. Solusi satu-satunya hanyalah dengan penerapan syari’ah islam dalam bingkai khilafah. Tunggu apalagi? Mari bangkit dan songsong perubahan! Perubahan yang hakiki menuju khilafah!

Wallahu’alam bi ash-showab.

Yuk Komentar!

Komentarmu

Check Also

Peran Ulama Dalam Membela Kemuliaan Al Quran

Peran Ulama dalam Membela Kemuliaan Al Quran Oleh : Tatang Hidayat *) Akhir-akhir ini, negeri ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *